Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

JAYAPURA, INFOO24JAM– Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) resmi melantik Pengurus Provinsi (Pengprov) Papua dalam upaya memperluas eksistensi olahraga domino di Indonesia, khususnya di Tanah Papua.
Pelantikan yang dipimpin Sekjen PB PORDI, Prof. Dr. H. Mansyur Achmad KM, M.Si, berlangsung di Hotel Suni, Abepura, Jayapura, Jumat (29/8/2025).
H. Supriadi Laling, S.AP dilantik sebagai Ketua Pengprov PORDI Papua periode pertama. Ia akan didampingi oleh Drs. M. Haedar Muharram, M.Si sebagai Sekretaris dan Haerul Akbar sebagai Bendahara.

Prosesi pelantikan turut dihadiri Wakil Bendahara PB PORDI Aswin Akib dan Ketua Bidang Pertandingan dan Perwasitan A. Afriyanto. Dengan pelantikan ini, Papua menjadi provinsi ke-20 yang telah resmi membentuk kepengurusan PORDI di tingkat daerah.
Dalam sambutannya, Prof. Mansyur menekankan pentingnya pelantikan ini sebagai awal kebangkitan olahraga domino di Papua. Ia berharap pengurus yang baru dapat membina dan mengembangkan olahraga ini secara serius.
“Pertama kami mengucapkan selamat kepada pengurus yang resmi dilantik hari ini. Tentunya kami berharap Pengprov Papua di bawah kepemimpinan Bapak H. Supriadi Laling, S.AP dapat menggiatkan olahraga domino di tengah masyarakat,” ujar Prof. Mansyur.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pengurus pusat dan daerah demi pengembangan domino sebagai olahraga yang profesional dan diminati. Menurutnya, PORDI memiliki tugas bersama dalam membina atlet dan mempererat silaturahmi antar-komunitas pemain.
“Kita memiliki tanggung jawab bersama, yaitu membina dan mengembangkan bakat pemain domino, memperkuat tali silaturahmi dalam komunitas, serta mengelola kegiatan olahraga ini secara lebih profesional dan terarah,” tambahnya.
Ketua Pengprov PORDI Papua, H. Supriadi Laling, menyatakan kesiapannya menjalankan amanah sebagai pimpinan organisasi. Ia mengungkapkan langkah awal yang akan diambil adalah menjaring atlet-atlet potensial di wilayah Papua.
“Pastinya kami akan melakukan penjaringan dan menghadirkan atlet-atlet domino yang berkualitas dan memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat daerah dan nasional,” katanya. Ia optimistis Papua bisa melahirkan atlet domino berprestasi yang membanggakan.
Usai pelantikan, kegiatan dirangkaikan dengan penyelenggaraan Open Turnamen Domino yang akan digelar pada 30–31 Agustus 2025. Turnamen ini menyediakan hadiah puluhan juta rupiah sebagai bentuk motivasi bagi para peserta.