Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID,-LUWU TIMUR – Musibah kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Rabu (27/8/2025) sore. Dalam sekejap, kobaran api meluluhlantakkan puluhan rumah warga dan meninggalkan duka mendalam bagi ratusan jiwa yang kehilangan tempat tinggal.
Kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 14.00 WITA. Angin kencang dan material bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat api dengan cepat menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya. Suasana panik pun tak terhindarkan, warga berlarian menyelamatkan diri sembari berusaha mengevakuasi barang-barang berharga mereka.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 48 rumah di kawasan padat dekat dermaga penyeberangan lintas provinsi ludes terbakar, memaksa 279 jiwa mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman. Sebagian besar korban kini bertahan di rumah kerabat, masjid, gereja, hingga kapal feri yang bersandar di dermaga Sorowako.
Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, yang turun langsung ke lokasi bersama jajaran Forkopimda, memastikan pemerintah daerah segera memberikan bantuan darurat.
“Para korban kebakaran saat ini telah ditampung sementara di beberapa titik, termasuk rumah ibadah dan kapal feri. Pemerintah daerah bersama PT Vale dan berbagai elemen masyarakat terus bahu-membahu mendirikan posko induk di area dermaga sebagai pusat pengungsian dan layanan pengaduan warga,” jelas Bupati Irwan.
Kebakaran yang berlangsung hampir tiga jam tersebut juga menyita perhatian aparat kepolisian dan TNI. Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto TM, dan Pabung Mayor Arm Syafaruddin, turut mendampingi Bupati meninjau lokasi sekaligus membantu mengoordinasikan proses pemadaman api.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara menyebutkan bahwa api bermula dari korsleting listrik di salah satu rumah warga.
Meski api akhirnya berhasil dipadamkan, musibah ini meninggalkan luka mendalam bagi warga Sorowako yang kini harus memulai kembali hidup dari nol.