Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, Gorontalo – Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Gorontalo pada Juli 2025 tercatat sebesar 116,77 atau naik 0,80 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini menjadi sinyal positif bagi daya beli petani di wilayah perdesaan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo menjelaskan, peningkatan NTP tersebut dipicu oleh naiknya indeks harga yang diterima petani (It) sebesar 1,95 persen, meskipun indeks harga yang dibayar petani (Ib) juga mengalami kenaikan 1,14 persen.

“Secara umum, NTP menggambarkan kemampuan petani dalam menukar hasil produksinya dengan barang dan jasa yang dibutuhkan. Kenaikan NTP menunjukkan daya beli petani kita semakin baik,” ujar Kepala BPS Gorontalo.
Dari 14 provinsi di kawasan timur Indonesia, enam provinsi mengalami kenaikan NTP. Kenaikan tertinggi terjadi di Sulawesi Utara sebesar 3,51 persen, sementara penurunan terdalam dialami Sulawesi Tengah yang turun 3,56 persen.
Selain itu, Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Gorontalo pada Juli 2025 juga meningkat 1,91 persen. Kenaikan terbesar terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang melonjak 2,85 persen.
Kondisi ini diharapkan menjadi dorongan bagi sektor pertanian Gorontalo untuk terus berkembang, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.