Sempat Jadi Misteri, Keluarga Dosen Gatung Diri di UNM Tolak Otopsi

Sabtu, 12 Juli 2025 19:42 WITA | Lukman Hakim

MAKASSAR- Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail mengatakan bahwa korban gantung diri merupakan salah satu dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) yang sempat menggegerkan warga sekitar.

Warga yang menemukan pemandangan mengerikan itu langsung melaporkannya ke pihak berwajib, aparat kemudian segera meluncur ke lokasi guna melakukan evakuasi dan penyelidikan awal

Kompol Ismail menceritakan jika proses identifikasi sempat berjalan alot, Korban yang di temukan tewas gantung diri tidak membawa satu pun tanda pengenal pada dirinya

Identitas korban baru di ketahui setlah tim Inafis dan Dokpol Polda Sulsel tiba di lokasi, melalui serangkaian penyelidikan dan petunjuk lain, identitas korban akhirnya terungkap. Kepolisian memastikan jika korban adalah seorang tenaga pengajar di Universitas Negeri Makassar (UNM) bernama Harlin Yusuf.

“Iya, itu dosen di UNM yang gantung diri di pohon ketapang,” ucap Kompol Ismail, Sabtu (12/07/2025) saat dikonfirmasi melalui telepon.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses visum. Berdasarkan pemeriksaan awal pada tubuh korban, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau bekas penganiayaan

“Dosen tersebut mengalami stres sehingga melakukan gantung diri, tidak ada bekas kekerasan,” ucapnya.

Tidak hanya itu pihak keluarga korban juga menolak jenasa untuk diotopsi.

“Keluarga korban itu menolak diotopsi,” tambahnya.

Baca juga:

Penangkapan Pelaku Pencurian Handphone di Gorontalo

Sebelumnya telah diberitakan seorang Pria ditemukan tergantung dan sudah tidak bernyawa di sebuah pohon di Jalan Monumen Emmy Saelan, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Jumat (11/07/2025) pagi.

Pria yang tergantung tersebut menggunakan jaket berwarna hitam bermotif merah dan menggunakan celana kain panjang berwarna abu-abu gelap.

Diketahui bahwa pria tanpa identitas tersebut merupakan salah satu dosen Universitas Negeri Makassar (UNM), Harlin Yusuf.

Baca juga:

BNNK Bone Bolango Fokus pada Pencegahan dan Edukasi, Jangkau 28 Ribu Warga Sepanjang 2025

Selain menggemparkan warga sekitar, penemuan mayat tersebut ini juga tersebar di Media sosial (medsos).

Disekitar lokasi juga ditemukan motor Yamaha merek M3 berwarna merah dengan nomor polisi DT 6618 LF serta helm.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Pria yang tergantung tersebut kini dibawah ke rumah sakit Bhayangkara guna untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. (Anca)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *