Juru Parkir Liar Gebrak Kaca Mobil Pengunjung Minimarket, Aksinya Viral di Media Sosial

Jumat, 23 Mei 2025 15:47 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, Surabaya – Seorang juru parkir (jukir) liar menjadi sorotan publik setelah aksinya menggebrak kaca mobil pengunjung minimarket di Surabaya viral di media sosial. Video insiden tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @anas.soegianto dan memicu perbincangan hangat warganet.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria berbaju hitam diduga jukir liar memaksa seorang pengemudi yang sudah membayar parkir untuk membayar kembali. Saat itu, terdapat dua jukir di lokasi, satu berbaju hitam dan satu lagi berbaju merah.

Baca juga:

Cegah Generasi Hancur, Kejati Sulsel Bekali Pelajar SMA Al Fatih Tentang Bahaya Narkoba

Pengunjung yang datang bersama keluarganya sempat membayar parkir kepada jukir berbaju merah sebelum meninggalkan area Family Mart Dharmahusada, Surabaya. Namun, saat kendaraan hendak melaju, jukir berbaju hitam mengejar dan menggebrak kaca mobil, mengira korban belum membayar.

Korban menyebutkan bahwa di dalam mobil terdapat tiga anak kecil yang ketakutan akibat tindakan kasar tersebut. Saat kaca jendela dibuka, jukir berbaju hitam justru marah-marah dan tetap meminta uang parkir. Barulah setelah jukir berbaju merah memberi kode bahwa korban sudah membayar, pelaku berhenti dan pergi sambil tertawa tanpa menunjukkan rasa bersalah.

Peristiwa ini memicu reaksi luas dari publik. Dalam keterangan unggahannya, akun @anas.soegianto menyoroti lemahnya pengawasan terhadap praktik jukir liar di Surabaya.

“Bagi semua tukang parkir di Surabaya, jangan sampai ada kejadian seperti ini lagi. Tolong pemerintah Surabaya lebih perhatian dengan parkir liar yang tidak memberikan karcis dan tidak memakai rompi resmi,” tulisnya.

Video tersebut kemudian dibagikan ulang oleh akun X (Twitter) @Pai_C1 dan telah ditonton lebih dari 1,4 juta kali. “Dikira tidak bayar parkir, baju hitam ngejar dan gebrak kaca mobil. Padahal sudah bayar sama yang baju merah,” tulisnya.

Unggahan ini memancing berbagai komentar dari warganet yang mengeluhkan keberadaan jukir liar yang dinilai semakin meresahkan. Banyak di antaranya mengaku sering dimintai uang parkir meski hanya singgah sebentar atau tidak jadi berbelanja.

“Surabaya emang sudah parah tukang parkirnya. Bahkan datang ke minimarket, enggak jadi belanja pun tetap dimintai uang parkir,” tulis salah satu akun.

Ada juga yang mengkritik perilaku jukir liar yang kerap tidak memberikan pelayanan layaknya petugas parkir resmi, seperti membantu mengatur kendaraan.

“Dikasih Rp2.000 pun enggak bantu nyebrangin atau mundurin motor,” tulis akun lainnya.

Warganet pun mempertanyakan solusi konkret untuk mengatasi persoalan jukir liar yang semakin tak terkendali ini, dengan menyebut mereka lebih mirip “pemalak” ketimbang petugas parkir.

Baca juga:

Komrad Demo DLH Makassar: Lingkungan Hidup Sehat di Tengah Kota Terabaikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *