Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, Lumajang – Aksi pembegalan sepeda motor di siang hari kembali meresahkan masyarakat. Kali ini, seorang siswi SMK menjadi korban kawanan begal yang beraksi di Desa Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (10/5/2025) siang.
Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga dan menjadi viral di media sosial. Salah satu akun di platform X, @neVerAl0nely, mengunggah video tersebut dan telah ditonton lebih dari satu juta kali.
Dalam rekaman CCTV, korban yang diketahui bernama Mufidatul, warga Kecamatan Randuagung, terlihat sedang berteduh di depan sebuah toko yang tutup karena hujan deras. Tak lama kemudian, empat pelaku mengendarai dua sepeda motor tanpa pelat nomor mendekati korban.
Kawanan begal itu langsung merampas kunci yang masih menempel di motor korban. Mereka kemudian mengambil paksa kendaraan tersebut. Mufidatul terlihat panik dan histeris saat menyadari motornya dibawa kabur.
Korban sempat berlari ke seberang jalan berusaha menghadang motornya yang dibawa pelaku. Namun, dari arah berlawanan, sebuah mobil melaju sambil membunyikan klakson karena jalurnya terhalang. Situasi semakin kacau hingga pelaku sempat meninggalkan motor di tengah jalan.
Karena korban tidak kembali mengambil motornya, para pelaku kembali ke lokasi dan membawa kabur kendaraan tersebut.
Peristiwa ini menuai perhatian luas dari netizen. Banyak yang menyampaikan keprihatinan atas maraknya aksi begal di wilayah Lumajang, khususnya Kecamatan Klakah.
“Lumajang udah gak kaget, aku aja kena begal 200 meter dari rumah,” tulis akun @kim***.
“Sudah terlalu sering terjadi pembegalan di sepanjang jalan itu, tapi sampai sekarang belum ada pelaku yang tertangkap,” tulis akun @jah***.
Netizen lain mengecam keras tindakan para pelaku dan berharap aparat segera menangkap mereka.
Menanggapi insiden ini, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menyatakan pihaknya telah mengidentifikasi ciri-ciri para pelaku dari rekaman CCTV dan keterangan saksi.
“Kami sedang melakukan pengejaran intensif terhadap komplotan begal yang berjumlah empat orang ini. Rekaman CCTV sangat membantu kami dalam mengidentifikasi pelaku dan kendaraan yang digunakan,” ujar AKBP Alex Sandy dalam keterangannya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan, terutama di kawasan yang rawan kejahatan.