Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446H,Satgaswil Sulsel Densus 88 AT Polri Bersama Dir Intelkam Polda Sulsel mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Makassar hadir buka puasa bersama dengan ratusan Eks Narapida Terorisme ( Napiter ) di yayasan rumah moderasi makassar, Jl. Kapten Pierre Tendean No.2, Ujung Pandang Baru, Kec. Tallo, Kota Makassar, Sulsel
PLH Kasat Gaswil Sulsel Densus 88 AT Mabes Polri, Kompol Soffan Ansyari, sangat Bangga dan mengapresiasi kerja keras Kanit Cegah Densus 88 AT Satuan Wilayah (Satgaswil) Sulsel, AKP M. Faisal,Bersama seluruh pengurus Yayasan rumah moderasi dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam pembinaan para eks napiter
“ Tentunya saya sangat bangga dengan kerja keras seluruh stakeholder yang terlibat sampai hari ini (Buka puasa bersama),ada Dir Intelkam,pak Faizal dan sodara-sodara kita (eks napiter) yang penuh ketulusan hati mengurus para eks napiter di Yayasan rumah moderasi ini ,” Ucapa Kompol Soffan
Lebih Lanjut,Soffan juga sangat mengapresiasi keterlibatan aktif organisasi dan komunitas lintas agama dalam memperkuat nilai-nilai moderasi serta toleransi antara ummat beragama di tengah masyarakat sulawesi selatan khususnya di makassar
“ Tantanganya kita adalah tetap memberi yang terbaik bagi teman-teman para eks napiter yang kita bina di rumah moderasi ini, Kami ingin mereka kembali ke masyarakat dengan baik. Dengan dukungan lintas agama dan stakeholder lain, mereka pasti bisa lebih maju dan bermanfaat,seperti berdagang,berbisnis agar mereka bisa mandiri dan mapan secara ekonomi,” Terangnya

Kanit Cegah Densus 88 AT Satua Satuan Wilayah (Satgaswil) Sulsel, AKP M. Faisal, juga berharap, kegiatan buka puasa bersama ini dapat Memberikan pemahaman bagi masyarakat tentang moderasi beragama, perdamaian, kebersamaan dan menangkal paham radikalisme serta ekstremisme ditengah masyarakat
“Insya Allah Kedepannya,Program paling utama kita adalah menjadikan Sulawesi selatan ini cinta damai,makanya tadi kita hadirkan para eks napiter,dari komunitas tionghoa,hindu,budha,Kristen dan katolik,tadi kita duduk dan makan bersama sebagai wujud toleransi antara ummat beragama,”
Sementara itu Wakil Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Makassar Erfan Sutono,juga mengungkapkan jika kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan kondusivitas dengan menghidupkan dialog dan diskusi sebagai bentuk nyata dari moderasi antara ummat beragama di Kota Makassar.
“ buka puasa silaturahmi yayasan rumah moderasi beragama ini tentu menjadi salah satu spirit yang sangat berharga buat kota Makassar, tadinya itu kita sudah membicarakan kedepan kita bisa membuat diskusi atau dialog karena tadi telah disampaikan jika yayasan moderasi ini terbuka untuk semua golongan untuk semua agama saya sendiri perwakilan agama konghucu di dalam FKUB sangat menyambut baik dengan hadirnya yayasan moderasi beragama ini,” tuturnya.
Senada dengan itu juga Wakil Ketua Tionghoa Makassar, Albert Lianto, menilai program ini berdampak positif karena memberikan wawasan kepada eks Napiter tentang kehidupan yang lebih heterogen.
“Saya melihat ini sebagai upaya yang sangat baik. Dengan mengenal keberagaman, mereka bisa lebih menghargai sesama,seperti kata pak ustas tadi kalua ternyata ada juga kebaikan di pihak lain gitu,hal ini perlu untuk di sosialisasikan,dialami dan dirasakan serta di amin ni kebenaran itu akau keniscahayaan,yuk kita bergandengan tangan sebagai anak bangsa” kata Albert
Direktorat Intelkam Polda Sulsel, Kombes Pol Hajat Mabrur juga turut memberikan apresiasi kepada Yayasan Rumah Moderasi Makassar dan menegaskan jika perjalanan hijrah yang ditempuh para eks napiter pasti menghadapi tantangan yang berat, namun pihaknya (kepolisian) mengaku siap menjadi mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban
“Saya ingatkan kepada bapak ibu sekalian bahwa bapak ibu sekalian tidak sendirian ada kami (Polri) yang selalu siap dengan tangan terbuka untuk berdiskusi untuk berdialog untuk kita berbincang bagaimana untuk yang disampaikan ustadz bagaimana supaya Indonesia ini tetap aman,” tegas Hajat Mabrur Selain buka puasa bersama, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian bingkisan bagi ratusan eks Napiter sebagai bentuk kepedulian dan dukungan dalam menjalani bulan suci Ramadhan dan menyambut hari raya idul fitri.