Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, JAKARTA – Sebuah aksi nekat seorang penumpang Commuter Line Walahar viral di media sosial. Pria tersebut tertangkap kamera CCTV bergelantungan di pintu kereta yang tengah melaju di kawasan Stasiun Cikampek, Karawang, Jawa Barat.
Video insiden ini diunggah oleh akun Instagram @informasicikampek dan langsung menuai sorotan publik, dengan lebih dari 3,6 juta views. Dalam rekaman, tampak petugas berjaga yang tengah berpatroli mendadak terkejut ketika melihat seorang pria berpegangan erat di besi samping pintu kereta. Dengan satu kaki bertumpu di tepi pintu, ia tampak berusaha bertahan di tengah laju kereta yang semakin cepat.
Para petugas stasiun berusaha mengejar dan menghentikan aksinya, namun upaya tersebut gagal karena kereta sudah bergerak terlalu jauh.
Menurut keterangan yang beredar, pria tersebut nekat bergelantungan di pintu karena diduga terlambat naik kereta. Demi mengejar jadwal, ia pun memilih cara ekstrem yang membahayakan nyawanya sendiri.
Aksi ini langsung memicu beragam reaksi dari warganet. Beberapa menganggap tindakan pria tersebut sangat berisiko, sementara lainnya menyayangkan kurangnya disiplin dalam menaati aturan naik kereta.
“Dikira pintu kereta ada kernetnya kali, bisa buka kapan aja,” tulis akun @ahm***.
“Gimana tuh nasibnya? Kereta kelihatannya pelan, tapi aslinya kencang! Mending nunggu lama di stasiun daripada begini,” komentar @win***.
Sementara itu, beberapa warganet mengingatkan pentingnya kedisiplinan waktu saat menggunakan transportasi umum.
“Kereta sekarang sudah tepat waktu. Biasakan datang lebih awal atau minimal 30 menit sebelum jadwal berangkat,” ujar akun @eeb***.
Menanggapi viralnya video tersebut, Manajer Humas KAI Commuter Leza Arlan membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi pada Selasa (11/2/2025) sekitar pukul 14.00 WIB di KA Walahar Ekspres No. 331.
“Benar, dan kami sangat menyayangkan kejadian ini. Beruntung, penumpang tersebut berhasil diselamatkan,” ujar Leza.
Menurutnya, petugas Stasiun Cikampek segera berkoordinasi dengan petugas di atas kereta untuk membuka pintu dan mengevakuasi penumpang tersebut dengan selamat.
Meski begitu, pria tersebut tetap mendapat teguran dari petugas KAI Commuter. Setelah dimintai keterangan, ia akhirnya diturunkan di Stasiun Dauwan.
Pihak KAI Commuter menegaskan bahwa tindakan semacam ini sangat berbahaya dan tidak bisa ditoleransi.
“Kami mengimbau seluruh pengguna Commuter Line untuk tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun perjalanan kereta. Setiap pelanggaran aturan akan ditindak tegas,” pungkas Leza.