Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

MAKASSAR, INFOO24JAM – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Dakwah melakukan Aksi unjuk rasa di Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Kamis (03/07/2025).
Dalam aksi tersebut mereka berorasi secara bergantian dan mengambil kursi sebagai panggung orasi serta membentangkan spanduk yang bertuliskan “RAPOR MERAH UNTUK BIROKRASI FDK”.
Peserta Demonstrasi, Kurniawan menyampaikan bahwa hingga saat ini pihak birokrasi tidak melakukan tugas dan tanggung jawabnya.
“Saat sekarang ini, banyak ketimpangan, banyak isu namun tidak ada evaluasi dari birokrasi kampus dan oknum serta dosen tidak menjalankan tanggung jawab semestinya,” tegas Kurniawan dalam orasinya, Kamis (03/07/2025).
Lanjut, Peserta Demonstrasi lainnya, Bollo menyampaikan bahwa hingga saat ini pimpinan Fakultas belum mengambil sikap saat peserta Demonstrasi menyampaikan keluhannya di belakang FDK.
“Sampai saat ini pimpinan tidak ada yang merespon aksi kami,” ujar Bollo.

Jendral lapangan, Ahmad Nur menyampaikan bahwa birokrasi kampus hari ini sedang menghadapi darurat tata kelola birokrasi khususnya di FDK.
“Kekecewaan terhadap birokrasi bukan hanya disebabkan oleh ketimpangan disebabkan oleh ketimpangan kebijakan tetapi juga minimnya transparansi, lemahnya akuntabilitas serta tutupnya ruang evaluasi terhadap pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab,” ucap Ahmad Nur.
Dalam demonstrasi tersebut ia mempertanyakan kemana arah penggunaan anggaran fakultas selama ini.
“Karena hingga hari ini tidak ada laporan keuangan yang terbuka bagi mahasiswa,” ucapnya.
Ia menuturkan bahwa evaluasi terhadap kinerja dosen dan pimpinan seolah dilakukan secara internal dan ekslusif.
“Karena saat ini tidak melibatkan suara mahasiswa sebagai pihak yang paling terdampak,” tambahnya.
Lanjut, fakta dilapangan menunjukkan kondisi kampus yang jauh dari kata ideal.
“Fasilitas seperti toilet, ruang belajar, akses disabilitas hingga sarana teknologi tidak layak digunakan dan justru menghambat proses pembelajaran,” tutupnya.
Adapun tuntutan alam aksi tersebut diantaranya Transparansi Anggaran, Evaluasi Profesional Kinerja Pimpinan FDK, Hentikan Komersial Pendidikan serta Ketidaklayakan Fasilitas Lingkup FDK.
Dalam aksi tersebut, Massa Demonstrasi sempat bersitegang dengan pihak keamanan kampus saat melakukan pembakaran ban. (Irwan)