Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, JAKARTA – Gigi berlubang kerap dianggap sepele oleh banyak orang. Padahal, kondisi ini bisa berujung pada komplikasi serius hingga menyebabkan kematian. Kisah tragis yang dialami seorang wanita bernama Amanda menjadi bukti nyata bahwa infeksi gigi yang tak ditangani dengan baik dapat berujung fatal.
Viral di media sosial, Amanda membagikan kisah pilunya melalui akun TikTok pribadinya, @amandaprawiria. Dalam unggahannya, ia menceritakan bagaimana suaminya mengalami infeksi gigi berlubang yang berakhir dengan kematian.
Semua bermula ketika suami Amanda mengalami pembengkakan di area pipi dan leher. Mengira hanya sakit gigi biasa, ia memilih menempelkan koyo pada bagian yang nyeri. Namun, alih-alih membaik, pembengkakan justru semakin parah.
“Saya pikir suami saya hanya mengalami gondongan karena memang sedang musim,” ungkap Amanda. Namun, keesokan harinya, kondisi suaminya semakin buruk. Rasa nyeri menjalar hingga membuatnya kesulitan makan dan minum.
Khawatir dengan keadaan suaminya, Amanda segera membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit. Sayangnya, dokter jaga saat itu hanya mendiagnosisnya sebagai gondongan dan menyuruh mereka pulang. Suaminya pun tidak mengungkapkan bahwa ia memiliki gigi berlubang.
Sesampainya di rumah, kondisi sang suami semakin memburuk. Rasa sakit yang tak tertahankan membuatnya sulit tidur. Melihat keadaan tersebut, Amanda kembali membawa suaminya ke rumah sakit. Kali ini, dokter melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk rontgen gigi dan paru-paru.
Hasilnya mengejutkan. Dokter menyatakan bahwa suami Amanda mengalami abses gigi, infeksi serius yang telah menyebar hingga ke leher dan pundak. Infeksi ini menyebabkan penumpukan nanah dan peradangan yang membahayakan nyawa.
Suami Amanda pun harus menjalani operasi segera. “Setelah operasi, suami saya dipindahkan ke ICU karena kondisi pernapasannya tidak stabil, tekanan darahnya tinggi, dan denyut nadinya meningkat,” ujar Amanda.
Meski operasi berjalan lancar, kondisi sang suami semakin menurun. Pada hari keempat setelah operasi, ia mengalami koma dan harus dipasangi ventilator. Tangan dan tubuhnya mulai membengkak serta terasa dingin. Hingga akhirnya, pada 20 Desember 2024, ia menghembuskan napas terakhirnya di depan mata Amanda.
“Rasanya seperti mimpi. Saya kehilangan imam saya, suami saya, ayah dari anak-anak saya, tanpa sempat berpamitan,” curhat Amanda dengan penuh kesedihan.
Melalui kisahnya, Amanda berharap bisa mengingatkan banyak orang tentang bahaya gigi berlubang yang tidak segera ditangani. “Jangan takut periksa ke dokter gigi. Sekarang BPJS bisa menanggung perawatan gigi, termasuk cabut gigi,” pesannya.
Unggahan Amanda pun mendapat perhatian luas dari netizen. Banyak yang turut berduka dan membagikan pengalaman serupa. Seorang pengguna TikTok mengungkapkan, “Turut berduka, saya pernah mengalami abses gigi dan sakitnya luar biasa. Syukurlah saya segera mendapat perawatan.”
Sementara seorang mahasiswa kedokteran gigi menambahkan, “Kemungkinan besar infeksi ini menyebabkan sepsis, kondisi berbahaya yang bisa menyebabkan kegagalan organ dan kematian.”
Kisah ini menjadi pengingat bagi semua orang bahwa kesehatan gigi tidak boleh diabaikan. Sekecil apa pun masalah gigi, segera konsultasikan dengan dokter agar tidak berujung pada tragedi yang memilukan.