Biadab! Sekelompok Bule Keroyok Sekuriti di Finns Beach Club Bali, Netizen Geram

Kamis, 13 Februari 2025 09:02 WITA | Ramansyah

Jakarta, INFOO24JAM – Jagat maya dihebohkan dengan aksi brutal sekelompok Warga Negara Asing (WNA) di Bali yang mengeroyok petugas keamanan Finns Beach Club, Canggu. Kejadian yang terjadi pada Selasa (11/2/2025) malam itu viral di media sosial dan memicu kemarahan netizen.

Dalam video yang diunggah akun X @Heraloebss, terlihat beberapa pria bule yang hanya mengenakan celana menyerang sekuriti dengan menggunakan besi, kayu, dan tali tambang. Salah satu pelaku bahkan memukul petugas dengan brutal. Tak tinggal diam, sekuriti lainnya berusaha melawan demi membela rekannya.

Diduga Tak Mau Bayar Tagihan

Berdasarkan informasi yang beredar, insiden ini bermula ketika para bule tersebut enggan membayar tagihan mereka di Finns Beach Club. “Bule vs Security. Kronologi diduga si bule tidak mau membayar sisa bil (11/2/2025). Canggu, Bali,” tulis akun @Heraloebss dalam unggahannya.

Aksi beringas para bule ini langsung menuai kecaman luas. Banyak netizen yang geram dan menuntut agar mereka segera dideportasi.

“Wajah pariwisata yang diobral murah, akhirnya kelas bule seperti inilah yang didapat. Seharusnya yang datang itu bule berkualitas, bukan yang kere dan berulah!” tulis akun @eiw***.

“Deportasi aja sih. Bule-bule yang suka bikin rusuh ini!” tambah akun @yas***.

Polisi Buru Para Pelaku

Menanggapi insiden ini, Kasi Humas Polres Badung, Ipda I Putu Sukarma, membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan tersebut. Ia menjelaskan, insiden bermula dari perselisihan seorang bule dengan tamu lain di dalam beach club.

Baca juga:

Mahasiswa UNG Gelar KKN Tematik II untuk Berdayakan Desa Huidu Lewat Digitalisasi dan Pelatihan BUMDes

“Pelaku bersenggolan dengan tamu lain dan sempat mencekiknya. Sekuriti berusaha melerai, namun pelaku justru menunjukkan gestur tidak sopan dengan mengacungkan jari tengah,” jelas Sukarma.

Situasi semakin memanas ketika sekuriti menggiring pelaku keluar dari area beach club. Namun, bukannya pergi, bule tersebut malah memberontak dan mulai menyerang petugas keamanan di area parkir hingga mengganggu arus lalu lintas.

Hingga kini, pihak kepolisian telah meminta keterangan dari salah satu WNA yang diduga terlibat. “Saat ini tim Opsnal masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya,” tambah Sukarma.

Baca juga:

Leaders Institute dan FAMM Indonesia Gelar Camping Solidarity untuk Sambut IWD 2025

Empat Sekuriti Luka-luka

Akibat insiden ini, empat sekuriti mengalami luka-luka. Korban berinisial KBYD mengalami gigi bawah patah, hidung mengeluarkan darah, dan luka robek di kepala belakang. Ia saat ini dirawat di Klinik Hydro Medical Bali.

Korban lainnya, GDW, mengalami bengkak di telinga kiri dan luka lecet di pipi, sementara LR mengalami luka gigitan di tangan kiri dan luka lecet di siku tangan kanan. Sekuriti lain, GNAS, mengalami lebam di pipi kanan.

Peristiwa ini menjadi tamparan bagi dunia pariwisata di Bali. Banyak pihak mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk bersikap lebih tegas terhadap turis asing yang berbuat onar. “Aturan harus diperketat, jangan sampai wisatawan lokal yang selalu taat aturan justru kalah dengan turis asing yang semena-mena!” tulis seorang netizen.

Kini, publik menanti langkah tegas dari pihak berwenang. Akankah para pelaku segera diamankan dan dideportasi? Kita tunggu perkembangannya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *