Tim Survey Pusat Tiba di Gorontalo, Siap Lakukan Peninjauan Potensi Desa Torosiaje

Jumat, 22 Mei 2026 09:07 WITA | Ramansyah

INFOO24JAM.ID, GORONTALO – Tim survey pusat program Mata Garuda Membangun Desa (MG Membangun Desa) telah tiba di Provinsi Gorontalo dan siap melaksanakan kegiatan survei lapangan di Desa Torosiaje selama tiga hari ke depan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peninjauan desa binaan yang diusulkan oleh Sekretaris Mata Garuda Gorontalo, Zamal Mantali, selaku inisiator pengusulan Desa Torosiaje sebagai desa potensial dalam program MG Membangun Desa.

Pengusulan Desa Torosiaje dilakukan melalui proses identifikasi dan kajian berdasarkan sejumlah indikator utama, di antaranya identifikasi masalah yang realistis di tengah masyarakat, potensi desa yang selaras dengan tiga pilar MG Membangun Desa, serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) untuk bertumbuh dan bertransformasi menuju desa yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Baca juga:

Torennya Hanyut, Pria Ini Tak Kenal Lelah Mengejar di Banjir

Desa Torosiaje dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik dari sisi sosial, budaya, pariwisata, maupun pemberdayaan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, tim survey akan melakukan observasi langsung terhadap kondisi desa, potensi sumber daya lokal, serta peluang pengembangan program yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Pihak penyelenggara berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan hasil maksimal dalam menentukan arah pengembangan desa ke depan.

“Mohon doa dan dukungan dari seluruh teman-teman agar kegiatan survey selama tiga hari ke depan berjalan dengan lancar dan tim dapat melihat secara langsung potensi pengembangan yang dimiliki Desa Torosiaje,” ujar panitia pelaksana.

Program MG Membangun Desa mengusung semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat desa melalui berbagai pendekatan pembangunan berkelanjutan. Dengan tema “3 Desa, 3 Cerita, 1 Tujuan: Perubahan”, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan program pembinaan yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat desa di Provinsi Gorontalo.

Baca juga:

Kampanye 16 HAKTP: Perempuan Melintasi Batas untuk Kebebasan dan Demokrasi di Gorontalo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *