Festival Apangi Dungaliyo 2025: Lebih Modern, Kolaboratif, dan Bernuansa Religius

Minggu, 27 Juli 2025 17:30 WITA | Ramansyah

INFOO.24JAM.ID, Gorontalo – Festival Apangi kembali digelar secara meriah oleh masyarakat Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, Sabtu malam (26/07/2025). Bertempat di Lapangan Bostar, Desa Pilolalenga, perhelatan kuliner tradisional ini memasuki tahun ketiga pelaksanaannya dan tampil lebih modern serta kolaboratif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini menyuguhkan ribuan kue apangi yang disediakan oleh seluruh desa se-Kecamatan Dungaliyo. Kemeriahan festival tahun ini juga ditandai dengan perkenalan sistem pembayaran digital berbasis QRIS, sebagai upaya mendorong transformasi digital di wilayah kecamatan.

Camat Dungaliyo, Muhamad Ronal Ismail, menjelaskan bahwa Festival Apangi kini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi bagian dari program strategis kecamatan yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

“Tahun ini kami melaksanakan Festival Apangi dalam skala yang lebih besar, sebagai bentuk komitmen kami mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong transformasi digital di sektor ekonomi dan pemerintahan desa,” ujar Ronal kepada wartawan Infoo24jam, sesaat sebelum pembukaan acara.

Baca juga:

Satpol PP Kembali Amankan Pengemis Mandiri, Himpun Rp5,7 Juta dalam Dua Bulan

Lebih dari sekadar festival kuliner, kegiatan tahun ini turut dirangkaikan dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan dai nasional Koh Dennis Lim Setiawan. Kehadiran tokoh mualaf tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan sebuah kegiatan yang komprehensif. Festival Apangi kali ini kami integrasikan antara penguatan nilai-nilai agama, pelestarian budaya lokal, dan percepatan transformasi digital di Kecamatan Dungaliyo,” pungkas Ronal.

Festival Apangi 2025 tidak hanya menjadi ajang pelestarian kuliner tradisional, tetapi juga menjadi ruang sinergi antara tradisi, religi, dan inovasi digital di tengah masyarakat.

Baca juga:

Hijaukan Anjungan Losari, Melinda Aksa Tanam 160 Bougenville dan 39 Lubang Biopori

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *