Inspeksi Mendadak DPRD Makassar: Penuhi Janji kepada Pedagang Pasar Sawah
Sulsel

INFOO24JAM.ID, Depok (Jawa Barat) – Sebuah video insiden kekerasan di ruang publik viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang remaja ditendang oleh seorang pria dewasa usai papan skateboard miliknya secara tidak sengaja meluncur dan mengenai pengunjung lain di area Depok Open Space, Jawa Barat, pada Jumat (30/5/2025).
Video berdurasi singkat yang pertama kali diunggah akun Instagram @depok24jam itu menunjukkan seorang remaja tengah bermain skateboard dan direkam oleh temannya. Saat mencoba melakukan sebuah trik, remaja tersebut kehilangan kendali atas papan skateboard yang kemudian meluncur ke arah seorang pria yang sedang duduk santai bersama seorang wanita.
Remaja tersebut tampak berusaha menghampiri untuk meminta maaf. Namun, pria yang terkena papan skateboard langsung menendang bagian perut remaja itu. Aksi tersebut memicu reaksi keras dari warganet setelah videonya tersebar luas.
Tindakan kekerasan yang dilakukan pria dewasa tersebut menuai kecaman dari banyak netizen. Mereka menilai kekerasan fisik tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun.
“Gak seharusnya ditendang kayak gitu, kayak enggak punya anak atau adik kecil aja,” tulis akun @nur***.
“Emosi boleh, tapi gak harus main fisik,” tambah akun @omb***.
Namun, sebagian netizen juga mengkritik remaja yang bermain skateboard di area publik yang tidak diperuntukkan untuk aktivitas tersebut.
“Main tuh di skatepark, bos. Risiko main di tempat umum,” tulis akun @mfa***.
“Yang main papan salah, yang nendang juga salah. 1-1 dah lu pada,” ujar akun @oka***.
Menanggapi viralnya video tersebut, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, membenarkan bahwa insiden tersebut terjadi di Depok Open Space. Ia menyatakan bahwa pemerintah kota telah menindaklanjuti laporan masyarakat dengan memerintahkan pihak terkait untuk mengidentifikasi pelaku.
“Kami tidak mentolerir segala bentuk kekerasan di Kota Depok, terutama terhadap anak di bawah umur. Dalam kejadian ini, korban adalah pelajar SMP berusia 15 tahun yang ditendang perutnya oleh seorang pria,” ujar Chandra dalam pernyataan resminya.
Ia menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak tidak dibenarkan dalam kondisi apa pun, dan pihak berwenang akan menindaklanjuti kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku.